1. VETERAN
Ragamu... Yang kianberada di usiasenja.
Tubuhmu... Semakin mengkerut nan renta.
Semangatmu... Yang satu-satunya tersisa.
Kendati... Lewati derasnya arus zaman
Mereka di luar mengacuhkan keberadaanmu.
Meskipun mereka ditugasi untuk memperhatikan mu.
Kau hanya bisa berpasrah diri kepada Yang Kuasa.
Kau pasrah..Raga perkasamu lenyap oleh waktu.
Dan kini kau rapuh.
KiniKau... Tinggal di rumah yang takpantas.
KiniKau... Hanya berteman kesepian.
Kin iKau... Merajut kehidupan baru.
Dan kiniKau... Harus menerima takdir dari-Nya.
Mereka di luar mengacuhkan jasa-jasamu.
Yang membuat negara ini tetap berdiri tegak.
Kau berteriak keras namun urung mereka dengar.
Kau hanya bisa diam,dan menunggu waktunya tiba.
Kau Legiun Veteran.
2. IBU
Kau mengajari aku
Mengucapkan kata-kata baru
Kau menghendaki aku
Mengucapkan kata-kata bagus
Kau adalah yang tidak
Membunuhku selagi masih bayi
Kau adalah yang tidak
Mengutukku hingga menjadi batu
Kau sebut nama aku
Pada tiap ucap doamu
Kau jauh lebih tinggi
Daripada aneka macam sorga
Kau tanyakan kabarku
Disaat aku tinggal jauh
Kau adalah yang lunglai
Disaat aku marah pergi
Kau adalah yang malu
Disaat aku berbuat memalukan
Kau adalah yang bimbang
Tanya dengan siapa aku pergi
Kau jauh lebih harum
Dari apapun yang paling mengharumkan
Kau adalah yang bilang
jangan kecewa sabar sayang
Kau adalah dirimu
Dengan kekar kupanggil kau Ibu
Ketika engkau tersenyum kepadaku
Cinta tak perlu lagi kucari darimu
Tubuhmu... Semakin mengkerut nan renta.
Semangatmu... Yang satu-satunya tersisa.
Kendati... Lewati derasnya arus zaman
Mereka di luar mengacuhkan keberadaanmu.
Meskipun mereka ditugasi untuk memperhatikan mu.
Kau hanya bisa berpasrah diri kepada Yang Kuasa.
Kau pasrah..Raga perkasamu lenyap oleh waktu.
Dan kini kau rapuh.
KiniKau... Tinggal di rumah yang takpantas.
KiniKau... Hanya berteman kesepian.
Kin iKau... Merajut kehidupan baru.
Dan kiniKau... Harus menerima takdir dari-Nya.
Mereka di luar mengacuhkan jasa-jasamu.
Yang membuat negara ini tetap berdiri tegak.
Kau berteriak keras namun urung mereka dengar.
Kau hanya bisa diam,dan menunggu waktunya tiba.
Kau Legiun Veteran.
2. IBU
Kau mengajari aku
Mengucapkan kata-kata baru
Kau menghendaki aku
Mengucapkan kata-kata bagus
Kau adalah yang tidak
Membunuhku selagi masih bayi
Kau adalah yang tidak
Mengutukku hingga menjadi batu
Kau sebut nama aku
Pada tiap ucap doamu
Kau jauh lebih tinggi
Daripada aneka macam sorga
Kau tanyakan kabarku
Disaat aku tinggal jauh
Kau adalah yang lunglai
Disaat aku marah pergi
Kau adalah yang malu
Disaat aku berbuat memalukan
Kau adalah yang bimbang
Tanya dengan siapa aku pergi
Kau jauh lebih harum
Dari apapun yang paling mengharumkan
Kau adalah yang bilang
jangan kecewa sabar sayang
Kau adalah dirimu
Dengan kekar kupanggil kau Ibu
Ketika engkau tersenyum kepadaku
Cinta tak perlu lagi kucari darimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar